Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

9/30/2012

feel alone?!



Kesepian makanan apaan sih? Itu bukan makanan, tapi minuman! Hadeh! Kesepian itu kondisi hati. Ketika kamu ngerasa kalau dunia ini menjadi sangat tidak nyaman. Kamu ngerasa bahwa orang orang di sekitar kamu tidak mampu memberi kenyamanan baik pada hati ataupun pikiran. Saat ngobrol tidak nyaman, saat becanda tidak nyambung, saat berdiskusi tidak menarik, dan saat dibutuhkan tak ada satu pun yang bisa menyembuhkan.

Kondisi saat diri merasa tidak dibutuhkan. Tidak ada orang yang memedulikan hadirnya kita. Tidak ada pula orang yang memberi perhatian pada diri kita. Akhirnya kita merasa terbuang, tersisih, dan tidak dipergunakan lagi. Wow, apakah separah itu?

9/02/2012

paradoks!



Betapa besarnya nilai uang Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk diinfaqkan, tetapi betapa kecilnya jikalau dibawa ke mall untuk dibelanjakan.
Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang tertulis di dalam surat kabar, tetapi betapa kita meragukan apa yang tertulis di setiap surat dalam Al-Qur’an.
Betapa sulitnya mempelajari arti satu ayat yang terkandung dalam Al-Qur’an, tetapi betapa mudahnya mengulang-ulang gosip yang sama kepada orang lain.

Pantaskah kita mengeluh?!



Pantaskah kita mengeluh?!

Ketika kita mengeluh  “Ah mana mungkin...” Allah menjawab “Jika Aku menghendaki, cukup Ku berkata “Jadi”, maka jadilah (QS. Yasin 82)

Ketika kita mengeluh “Capek banget gue....” Allah menjawab “...dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat” (QS.An-Naba 9)

Ketika kita mengeluh “Berat banget yah, gak sanggup rasanya...” Allah menjawab “Aku tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan” (QS. Al-Baqarah  286)

Ketika kita mengeluh “Stressss nih..panik...” Allah menjawab “Hanya dengan mengingatKu hati akan menjadi tenang” (QS.Ar-Ro’d 28)

Ketika kita mengeluh “Yaaaahh...ini mah semua bakal sia-sia..” Allah menjawab “Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun,niscaya ia akan melihat balasannya” (QS. Al-Zalzalah 7)

Ketika kita mengeluh  “Gile aje..gue sendirian, gak ada seorangpun yang mau bantuin...” Allah menjawab “Berdoalah (mintalah) kepadaKu,niscaya Aku kabulkan untukmu” (QS. Al-Mukmin :60)

Ketika kita mengeluh “ Duh..sedih banget deh gue...” Allah menjawab  “Laa tahzan, innallaha ma’ana. Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita” (QS. At-Taubah 40)

Kita semua yang mulai galau atas perhatian Allah yang serasa jauh dari kita padahal sebaliknya Allah dekat selalu
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat” (QS. Al-Baqarah 186).

8/27/2012

Changing like a wind part 1



Perubahan, percaya atau tidak, adalah salah satu kepingan hidup yang sudah menjadi aturan dalam hidup ini, ia merupakan komponen paling penting dalam hidup bila kita ingin mengalami sebuah kemajuan yang berarti. Tanpa perubahan, hidup kita akan menjadi stagnan. Kesuksesan hidup tidak akan bisa dinikmati bila kondisi hidup kita hari ini dan seterusnya sama saja.

8/13/2012

Jagalah saudaramu!


“Wahai sekalian orang yang mengaku berislam dengan lisannya dan iman itu belum sampai ke dalam hatinya. Janganlah kalian menyakiti kaum muslimin, janganlah menjelekkan mereka, jangan mencari-cari aurat mereka. Karena orang yang suka mencari-cari aurat saudaranya sesema muslim, Allah akan mencari-cari auratnya. Dan siapa yang dicari-cari auratnya oleh Allah, niscaya Allah akan membongkarnya walau ia berada di tengah tempat tinggalnya.”
(HR. At-Tirmidzi no. 2032, dihasankan Asy-Syaikh Muqbil rahimahullahu dalam Ash-Shahihul Musnad Mimma Laisa fish Shahihain, hadits no. 725, 1/581)

6/13/2012

Ke mana bahtera berlayar?



Apapun jurusan bidang ilmu yang ditekuni, umumnya lelaki mendamba untuk mengemban amanah ini. Seberapa pun jenjang pendidikan yang ditempuh, setiap lelaki berharap agar menjalankan peran ini. Walaupun sebagai kepala keluarga tidak menyematkan gelar di namanya, tidak pula mengangkat status sosial baginya. Seorang lelaki akan berusaha mendapatkan predikat ini sebagai kepala keluarga.

5/22/2012

Menumbuhkan hati



Seperti tubuh yang menghajatkan keterbebasan dari penyakit untuk tumbuh menjadi lebih baik dan bergerak dengan bebas, begitupun dengan hati kita. Ia tidak bisa menjalankan aktivitas utamanya, mencintai kebaikan, jika banyak kotoran yang menghalanginya.
Karena berbagai penyakit itu, hakikatnya adalah unsur perusak. Tak sekadar membuatnya kotor, ia bahkan menjadi penghalang bagi tumbuh kembang tubuh ke arah yang lebih baik. Hingga upaya menghilangkannya menjadi keniscayaan. Dan menjadi langkah pertama bagi para perindu kesehatan dan perubahan menuju kesempurnaan.

5/21/2012

Sebuah gerbang pulang




Wajah mana yang akan kita bawa menghadap Allah, kelak, jika lumuran dosanya yang mengerak membuatnya tak rupawan lagi? Sedang hati kita pun tak lagi bersih karena tertutup debu-debu maksiat. Juga pilihan sikap yang tepat untuk menutupi pengingkaran nikmat kita siang malam, sepanjang usia kita di dunia, di perjumpaan nanti. Atau kita malah mengharapkannya tidak terjadi, hal yang mustahil adanya?

4/02/2012

if Lord asks me

Bait sya'ir yang membuat Al-Imam Ahmad -rahimahullaah- menangis
Dikisahkan, ada seseorang yang mendatangi Al-Imam Ahmad dan bertanya kepada beliau, "Wahai Imam, bagaimana menurut anda mengenai sya'ir ini?"
Beliau menjawab, "Sya'ir apakah ini?" di mana orang tersebut membaca sya'ir berikut


إذا ما قال لي ربي اما استحييت تعصيني

وتخفي الذنب عن خلقي وبالعصيان تأتيني

فكيف أجيبُ يا ويحي ومن ذا سوف يحميني؟

أسُلي النفس بالآمالِ من حينٍ الى حيني

وأنسى ما وراءُ الموت ماذا بعد تكفيني

كأني قد ضّمنتُ العيش ليس الموت يأتيني

وجائت سكرة الموتُ الشديدة من سيحميني

نظرتُ الى الوُجوهِ أليـس منُهم من سيفدينـــي

سأسأل ما الذي قدمت في دنياي ينجيني

فكيف إجابتي من بعد ما فرطت في ديني

ويا ويحي ألــــم أسمع كلام الله يدعوني

ألــــم أسمع لما قد جاء في قاف ويسِ

ألـــم أسمع بيوم الحشر يوم الجمع و الديني

ألـــم أسمع مُنادي الموت يدعوني يناديني

فيا ربــــاه عبدُ تــائبُ من ذا سيؤويني

سوى رب غفور واسعُ للحقِ يهديني

أتيتُ إليكَ فارحمني وثقــّـل في موازيني

وخفَفَ في جزائي أنتَ أرجـى من يجازيني


4/01/2012

Bahasa Arab



Mungkin setiap muslim berkeinginan untuk menguasai bahasa Arab, karena memang sepantasnya sebagai seorang muslim kita harus mencintai bahasa Arab dan berusaha menguasainya. Allah telah menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an karena bahasa Arab adalah bahasa yang terbaik yang pernah ada sebagaimana firman Allah :


إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ  قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya
(Q.S. Yusuf : 2)

3/18/2012

Ayah juara satu







Assalamu’alaikum warahmatullah” kutolehkan kepalaku ke arah kiri, mengakhiri shalat isya’ secara berjama’ah. Setelah shalat aku terdiam. Dalam diam rasa haru dan rindu tiba-tiba muncul di dalam hatiku, teringat akan sebuah kenangan. Kenangan masa lalu tentang  harapan ayahku. Seusai sholat sebuah do’a kupanjatkan sebagai bukti baktiku kepadamu. Doa inilah yang mampu mengobati rasa rinduku. Tak ada lagi yang bisa aku hadiahkan kepadamu untuk segala jerih payahmu, melainkan hanya sebuah doa. Walaupun aku sadari berapapun banyaknya doa yang ku panjatkan, tetap tidak akan mampu melunasi segala apa yang telah engkau lakukan.

1/14/2012

be succeed?


“Man shabara, zhafira”, he who is patient will be fortune. Don’t worry about today’s suffering, just live on and see what will happen next. Because what we aim for is not for now but there’s something greater and more for principle, to be a man who found his mission in life.

The mission in question is when you do something positive of high quality and at the same time enjoy the process. If you feel good about doing something with minimal effort, maybe that is your God-given mission in life. Look for your own missions. Perhaps your mission is to learn Al-Qur’an, perhaps to write, perhaps to be a scientist, perhaps to be a doctor, or perhaps to be anything at all. Find it and hopefully you all will become happy people.

10/15/2011

Padanya, aku cemburu



Aku cemburu,
padanya yang mampu menyisihkan waktunya sejenak untuk dunia
dan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk akhiratnya

Aku cemburu,
padanya yang mampu untuk bangun di sepertiga malamnya
sementara aku masih tidur terlelap dengan selimut tebal menghangatkan tubuhku

9/06/2011

.inilah jalan kita.



Alangkah bodohnya kalau kita lebih mementingkan kesenangan sesaat dengan melupakan kehidupan abadi di akhirat nanti. Alangkah bodohnya manusia yang membuang kesempatan kehidupannya di dunia hingga kematian menjemputnya. Padahal Allah selalu memperingatkan dalam berbagai ayat-Nya bahwa kematian pasti akan datang dan tak tentu waktunya. Jika ia datang tidak akan bisa dimajukan dan dimundurkan.

“Tiap-tiap umat memiliki ajal (batas waktu), maka apabila telah datang waktunya, mereka tidak akan dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat pula memajukannya”.
(al-A’raaf: 34)

8/09/2011

.indahnya silaturahim.



Di tengah jam kuliah, hape tiba-tiba bergetar, pertanda ada sms masuk. “Mas, kapan ke Solo?”, dengan cepat saya balas “insyaa Allah pas liburan ini saya sempati main ke Solo”.
Disela-sela praktikum hape kembali bergetar, sejenak menilik pesan apa yang dikirimkan “Bismillah, bang kapan liburan? Jiwa petualang ana udah bergejolak nih”. Saya balas dengan singkat, “insyaa Allah setelah praktikum terpadu selesai bang”.
Lagi-lagi, sebelum tidur hape jadul ini kembali bergetar, terdapat satu pesan yang berbunyi “Kang, liburan ke Solo apa Jogja?”. Dan saya pun membalas, “insyaa Allah ke Jogja, kalo sempat ke Solo juga”.

Persaudaraan kadang seperti tingkah dahan-dahan yang ditiup angin. Walau satu pohon, tak selamanya gerak dahan seiring sejalan. Adakalanya seirama, tapi tak jarang berbenturan. Tergantung mana yang lebih kuat: keserasian batang dahan atau tiupan angin yang tak beraturan. Persaudaraan adalah sebuah anugerah Allah Ta’ala yang teramat mahal buat mereka yang terikat dalam keimanan. Segala kebaikan pun terlahir bersama persaudaraan. Menghormati yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, saling tolong-menolong sesama manusia merupakan wujud dari bentuk persaudaraan. Namun adakalanya dalam hubungan antara sesama manusia yang telah terikat dalam tali persaudaraan tersebut acapkali terjadi kesalah pahaman, khilaf yang seringkali timbul rasa kebencian terhadap sesama saudara pun tidak bisa lagi terhindarkan

8/03/2011

خَيْرُ النَّاسِ


خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاس
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.”

Hidup kita akan terasa jauh lebih bermakna manakala kita mampu mermberikan manfaat pada orang lain. Banyak orang yang seolah hidup untuk dirinya sendiri. Dia tergopoh-gopoh menjalani hidup untuk sekedar mengatur dirinya sendiri. Tentu saja memang kita harus mengatur diri kita sendiri dengan baik. Namun, itu tidak cukup. Kita juga harus mengatur diri kita agar bisa bermanfaat pada orang lain.

Jangan sampai kita hanya menjadi beban masyarakat. Jangan sampai kita menjadi orang yang tidak punya nilai dalam lingkungan kita. Berikanlah pengaruh positif pada orang-orang di sekitar kita. Tebarkanlah manfaat sekecil apapun itu. Berikan kontribusi terbaik yang mampu kita berikan kita pada lingkungan sekitar kita.

7/29/2011

.tentang hati #2.



Orang-orang beriman selalu punya caranya sendiri untuk bisa menata hatinya.
Meski berlawanan dengan apa yang dilihat matanya.
Atau apa yang dirasakan oleh fisiknya.
Atau apa yang ia terima dalam kehidupannya.

4/19/2011

Keutamaan 'Ilmu



 Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu berkata,
“Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu itu akan menjagamu, sedangkan harta engkaulah yang menjaganya. Ilmu itu semakin berkembang dengan diinfakkan, sedangkan harta akan berkurang jika dinafkahkan. Ilmu adalah yang mengaturmu, sedangkan harta, engkau yang akan mengaturnya. Mencintai ilmu adalah agama yang seseorang itu beribadah dengannya.

Ilmu akan membuahkan ketaatan di dalam kehidupan pemiliknya serta mengharumkan namanya setelah ia meninggal dunia. Kebaikan para pemelihara harta akan lenyap bersamaan dengan kepergiaannya. Para penimbun harta (pada hakikatnya) telah mati (meskipun) mereka itu masih hidup. Adapun para ulama tetap kekal sepanjang masa. Jasad mereka telah tiada, namun kenangan tentang mereka senantiasa melekat di hati manusia.”

(Durus fil Qira’ah al-Mustawa ar-Rabi’ hlm.16)

3/15/2011

Mengikuti adat?

Ketika taqlid menjadi sebuah kebiasaan

Kesalahan yang sering terjadi di masyarakat adalah mengikuti sesuatu karena adat dan kebiasaan (taqlid), dan tidak berdasarkan ilmu yang mereka pahami.
Karena kakek moyang mereka melakukan demikian dan demikian, maka mereka pun melakukan hal yang demikian serupa.
ketika ada acara aqiqah di rumah bapak kos, karena undangannya adalah aqiqah cucu bapak kos yang baru lahir, jadi ya saya datang.
dan kaget ketika sampai di sana ada semacam "sesajen", tapi bukan sesajen sebenarnya.
di sana tersedia kelapa muda, kembang tujuh rupa, kopi dan rokok.
dan ada seorang mudin (dai kampung) yang memimpin berlangsungnya acara aqiqah.
tiap selesai membaca doa, dia selalu bilang "Al-Fathihah", yang maksudnya adalah agar yang hadir di situ ikut membaca Al-Fathihah.
*satu kesalahan* (silakan dicari sendiri dalilnya)

ketika selesai, sang mudin itu berkata demikian, "ada orang yang menganggap bahwa ini bid'ah, tapi ini adat. Dan kami mengagamakan adat, bukan mengadatkan agama. Jadi kita mengikuti adat namun dibarengi dengan agama" (kurang lebih demikian yang saya tangkap).
*kesalahan kedua* (ini juga dicari sendiri ya dalilnya, hadist dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha)

2/03/2011

Al-islam huwa sunnah


Hidup di atas sunnah di tengah masyarakat “awam” seperti ini lebih sulit ku lakukan daripada hidup di atas sunnah di lingkungan SMA dulu. Seandainya hati ini tidak kuat, tentu akan berpaling dari dakwah ini. Ya Allah kuatkanlah hati ini tetap di atas dien-Mu.

Padahal tentu merupakan sebuah kewajiban setiap muslim untuk beramal dalam agama Islam ini dengan mengikuti segala apa yang diperintahkan dan dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Beragama yang baik dan benar bukanlah dengan dasar mengikuti amal perbuatan kebanyakan orang, bukan pula dengan mengikuti semangat yang menggebu semata atau karena kagum dengan figur tokoh tertentu. Akan tetapi menjalankan agama secara baik dan benar haruslah selaras dengan landasan keikhlasan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan amaliahnya (prakteknya) mengikuti apa yang telah dituntunkan oleh rasul-Nya.
Bukankah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam telah berwasiat :
“Saya mewasiatkan bagi kalian untuk bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat kepada pimpinan, walaupun yang memimpin kalian adalah seorang budak. Karena sesungguhnya barangsiapa yang hidup sepeninggalku ia akan melihat perbedaan yang banyak, maka di saat seperti itu wajib atas kalian bepegang teguh dengan Sunnahku dan Sunnah para Al Khulafa’ Ar Rasyidin. Gigitlah dengan gigi-gigi geraham kalian! Jauhilah perkara-perkara yang baru (bid’ah) karena sesungguhnya semua bid’ah itu sesat!”
(Shahih, HR. Ahmad, Abu Dawud dan At Tirmidzi dari hadits Al Irbadh bin Sariyah radhiyallahu ‘anhu, dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami’, no. 2549)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...