3/25/2012

Escape to Kawah Ratu


Escape trip kali ini adalah Kawah Ratu. Tempat ini diminati karena keindahan alamnya. Tapi banyak pengunjung datang ke salah satu obyek wisata alam Gunung Salak ini lantaran ‘petualangan’ yang ditawarkannya. Matahari masih bersinar ketika kami tiba di lokasi, setelah mendirikan tiga buah tenda kami memutuskan untuk menjelajah ke air terjun yang berada di dekat camping ground sambil menunggu teman yang akan menyusul dari Bogor. Tracking ke lokasi air terjun tidak memerlukan waktu yang lama, hanya 45 menit berjalan dari lokasi camping ground. Walaupun tidak begitu besar, namun cukup menarik karena terdapat sebuah ‘kolam’ yang dapat digunakan untuk berenang. Ditambah dengan air yang bersih dan dingin, semakin membuat daya tarik air terjun ini menjadi terkesan ‘eksotis’.



3/18/2012

Ayah juara satu







Assalamu’alaikum warahmatullah” kutolehkan kepalaku ke arah kiri, mengakhiri shalat isya’ secara berjama’ah. Setelah shalat aku terdiam. Dalam diam rasa haru dan rindu tiba-tiba muncul di dalam hatiku, teringat akan sebuah kenangan. Kenangan masa lalu tentang  harapan ayahku. Seusai sholat sebuah do’a kupanjatkan sebagai bukti baktiku kepadamu. Doa inilah yang mampu mengobati rasa rinduku. Tak ada lagi yang bisa aku hadiahkan kepadamu untuk segala jerih payahmu, melainkan hanya sebuah doa. Walaupun aku sadari berapapun banyaknya doa yang ku panjatkan, tetap tidak akan mampu melunasi segala apa yang telah engkau lakukan.

3/14/2012

the older



Kakak biasanya selalu menjadi panutan bagi sang adik, begitu pula dengan aku. Aku memiliki kakak yang lima tahun lebih tua.  Dulu, ketika kami masih kecil, apa yang dilakukan kakak selalu juga aku lakukan. Sampai kakek kami menyebut kami ‘anak kunyuk’ karena tingkah kami. Tidak salah, karena menurut ibu kenakalan kami sudah diluar ambang batas kenakalan anak-anak seumuran, kalau aku boleh bilang, itu bukan kenakalan, hanya ekspresi keingintahuan kami yang melebihi anak yang lain.

3/12/2012

Meniti kegagalan



Mengalami kegagalan ibarat mengunyah brotowali, pahit rasanya dan sangat tidak enak. Ini sekadar ilustrasi betapa kegagalan sangat tidak diinginkan setiap orang. Apa lagi jika kita sudah mengerahkan usaha secara maksimal. Faktor keberhasilan juga telah dipenuhi. Tapi, hasilnya ternyata jauh dari yang diharapkan. Karena itu, wajar jika orang merasa frustasi bila nasib ini menimpanya. Kegagalan memang takdir yang tak dapat diubah. Namun, frustasi bukan jawaban tepat karena tak dapat mengubah keadaan. Kegagalan adalah keniscayaan tapi bangkit dan berusaha lagi adalah pilihan. Inilah yang membedakan antara pemenang dan pecundang.

3/09/2012

kepingan Indonesia



Indonesia adalah suatu puzzle yang tak pernah selesai. Selalu kau temukan kepingan baru yang tak pernah kau lihat sebelumnya. Asing, baru. Namun kepingan itu berhak untuk berada di sana, menjadi bagian dari gambaran besar yang coba kau satukan sejak lama, yang berusaha kau resapi, kau renungi, kau definisikan untuk kau pahami maknanya. Berkali-kali kau merasa frustrasi, putus asa, dan kau hancurkan lagi susunannya. Tapi pada akhirnya selalu kau temukan lagi semangat untuk menyusunnya kembali, agar menjadi satu gambaran yang utuh. Begitu terus, berulang kali.

Tak pernah selesai.  

3/05/2012

Food Microbiology



Semester akhir menjadi waktu yang paling krusial bagi mahasiswa tingkat akhir yang sedang melaksanakan penelitian ataupun magang untuk memenuhi kredit 6 SKS yang diambil pada akhir tahun ini. Ada dua yang bisa diambil mahasiswa untuk memenuhi kredit tugas akhir mereka, magang dan penelitian. Opsi kedualah yang menjadi pilihan saya, walaupun sebenarnya opsi pertama yang menjadi prioritas saya sejak awal. Namun takdir berkata lain, dan saya akhirnya ‘menjabat erat’ pilihan kedua. Penentuan antara opsi pertama dan kedua memerlukan waktu yang tidak sebentar, mulai dari sebelum masuk semester 7 saya sudah konsultasi mengenai topik apa yang akan saya ambil sebagai tugas akhir nanti, dan kata ‘magang’ selalu saja terucap kala itu. Namun dosen pembimbing menghendaki lain, hingga palu diketok kata ‘penelitian’ lah yang diucap terkahir kali.

3/04/2012

astrafitum cinta




Cinta itu menyatukan hati, menyamankan jiwa. Kepadanya hati mencari dan melepaskan dahaga. Menjadikannya sumber energi, nyaris tanpa henti, untuk terus melayani. Lapang dada dan ringan langkah menjalani hari-hari. Menjadikannya penawar atas semua jeri, juga pijakan untuk setiap tindakan. Seolah semua menjadi benar jika cinta sebagai latar.

Dengan cinta seluruh saat terasa nikmat, setiap warna terasa  memesona, semua pengorbanan terasa menawan, dan segala lelah terasa megah. Rasa ini memabukkan yang karenanya seringkali menumpulkan akal. Karena dalam cinta, kepasrahan tanpa syarat menjadi niscaya untuk cita rasa terbaik dan kelezatan terdahsyat.

Prinsip hidup



Jadilah pribadi yang memiliki prinsip hidup yang kuat. Hal ini penting agar kamu tidak bingung, ragu, dan terombang-ambing menentukan sebuah keputusan. Cobalah bayangkan lima sampai sepuluh tahun dari sekarang, diri kita ingin menjadi apa? Bicaralah kepada nurani, renungkanlah tujuan hidup, kenali bakat dan hobi, serta pelajarilah kelebihan dan kekurangan. Dalam konteks ini, nilai-nilai di sekolah, nasihat teman-teman, dan mengerjakan sejumlah tes bakat, bisa kamu jadikan sebagai pertimbangan. Termasuk, tentu saja, shalat istikharah jika diperlukan.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...