12/02/2011

sepenggal kisah


kisahku, sebiru mawar biru
Kau percaya pada sebuah ‘kebetulan’?

Atau mungkin, ‘keajaiban’?

Entahlah, aku sendiri tak mengerti harus menjabarkan semua ini dengan kata-kata apa.
Hanya memang, aku mudah sekali merasakan 'keajaiban' atas kejadian-kejadian kecil yang bagiku selalu bermakna lebih dari sebuah kebetulan yang remeh temeh saja. Misalkan, di sebuah mushola pandanganku terpaku pada seseorang, kemudian aku berfikir entah bagaimana nantinya, aku percaya bahwa aku akan berkenalan dan dekat dengan seseorang itu. Dan ya, ketika semua itu jadi kenyataan, rasanya menyenangkan. Seringkali aku menganggapnya bukan kebetulan yang biasa saja. Atau contoh lain, aku mengamati seseorang yang merupakan sosok yang memiliki 'keistimewaan', banyak dibicarakan oleh orang lain. Tak lama kemudian, aku membatin bahwa suatu saat nanti pasti dia akan mengenalku, bahkan tergolong lebih cepat dekat denganku daripada orang-orang lain yang mencoba mengenalnya terlebih dahulu dan melihatnya dengan cara yang tak jauh beda dariku, dan aku percaya dia yang pertama kali akan membuka komunikasi denganku, bukan aku. Ketika semua pikiran itu menjadi kenyataan, aku merasa hal itu sangat luar biasa. Rasanya, menakjubkan!

Poster designing


Akhirnya nongol lagi setelah sekian lama berhibernasi dari dunia per-blogger­-an. Akhir-akhir ini banyak banget tugas yang musti dikerjain, walaupun mata kuliah yang diambil cuman sedikit tapi tugas tetap saja datang secara bertubi-tubi mencoba daya tahan tubuh ini. Alhamdulillah semua berhasil dikerjakan walaupun ada yang sampai detik terakhir baru dikumpulkan. Selain itu di jurusan saya juga sedang ada semacam acara keakraban antar angkatan untuk lebih mempererat persaudaraan antara ‘kakak tingkat’ dengan ‘adek tingkat’, namun di sini tidak ada senioritas karena acara itu merupakan kompetisi olahraga antar angkatan. Rangkaian itu dinamakan ‘orde keramat’, saya lupa singkatannya tapi bagi temen-temen yang belum tau mungkin terkesan ‘serem amat ya tu acara’. Dan nanti malam adalah malam puncak dari rangkaian acara itu yang dinamakan ‘malam keramat’ -.-

11/20/2011

Perhatian



Beberapa hari yang lalu saya jatuh sakit. Diawali dengan kaki yang kesakitan digunakan untuk berjalan. Kemudian badan yang kurang fit karena dua hari kehujanan berturut-turut. Setelah seharian tepar, maka giliran gejala flu yang menyerang saya hingga membuat saya bersin-bersin sampai lemas. Saya sampai berpikir apa salah saya sehingga dibebani penyakit segala rupa.

Tetapi, pelajaran besar yang saya dapati adalah bukan bagaimana mengatasi kesakitan itu, tetapi memberi perhatian kepada orang lain. Ketika kaki saya sakit sewaktu pertandingan basket melawan adik tingkat. Banyak sekali teman-teman yang membantu saya untuk berdiri, membantu saya untuk berjalan dengan dipapah di bahunya, mencarikan saya es batu untuk mengompres agar tidak bengkak, dan lain sebagainya. Malah ada yang memberikan semacam counterpain agar memar di kaki tidak terlalu parah.

11/15/2011

Executive Coaching

 
Bila kita bertanya pada individu yang terlihat begitu happy, produktif dan berprestasi dalam pekerjaannya, sering kita mendengar bahwa bagi mereka kuncinya adalah "passion" pada pekerjaannya itu. Namun bagi sebagian orang, pekerjaan yang dilakukan dengan 'misi' dan 'hati' pun, adakalanya bisa juga membosankan, apalagi bila kita berada di organisasi yang relatif besar,dengan banyaknya anak tangga karir dan rutinitas kerja. Prinsip 'worklife balance' ternyata tidak selalu merupakan jalan keluar. Ada orang yang kemudian mencoba untuk menjauhi pekerjaan itu, namun semakin dijauhi malah makin dihantui rasa bersalah dan tidak menemukan solusinya. Ada orang yang berusaha mencari kambing hitam terhadap sumber kebosanannya, bahkan yang lebih berat, mulai merasa sakit-sakitan karena menahan rasa bosan yang begitu kuat. Rasanya tidak mungkin ada orang yang beranggapan bahwa posisi seperti ini adalah "comfort zone", karena rasa bosan ini pastilah tidak nyaman. Namun, individu yang tidak berusaha mengubah situasinya, mungkin memang tidak tahu caranya.

11/12/2011

.kemauan dan kemampuan.


 Di mana ada kemauan di situ ada jalan. Betapa dahsyatnya makna sebuah kemauan, sehingga berbagai hal yang seolah tidak mungkin pun menjadi mungkin. Sudah banyak pencapaian manusia diberbagai belahan bumi, pada mulanya hanyalah sebuah kemauan. Kemauan membentuk keajaiban dunia, kemauan membentuk kota-kota, bahkan kemauan membentuk negara-negara. 

Sebenarnya hari-hari kita dalam dua puluh empat jam berisi sekian banyak kemauan, mulai dari hal-hal yang kecil, sedang sampai yang besar. Dibalik benak seseorang tersimpan beragam kemauan saat ini, hari ini, minggu ini, bulan ini, tahun ini atau sepanjang hidup ini. Bagaimana jadinya jika kehidupan dijalani tanpa kemauan, sulit diprediksi bagaimana masa kini dan masa depannya. Oleh sebab itu tumbuhkan kemauan dan terus perbesar, sehingga bisa terwujud. Tentu saja asalkan kemauan itu positif dan produktif. 

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...