
Semester 7 ini, nampak sekali perubahan yang terjadi dalam hidup saya. Saat ini, saya hanya mengambil 19 sks (3 sks merupakan praktikum terpadu alih tahun, jadi total hanya 16 sks kuliah). Sisanya saya mencoba untuk mengambil penelitian semester ini. Perbedaan mulai terasa. Kini, jarang sekali saya berkumpul dengan teman-teman dekat, kalaupun berkumpul, paling hanya mengerjakan laporan dan bertanya tentang topik penelitian atau magang yang akan diambil oleh teman-teman. Dan obrolan pun hanya berkutat di sekitar topik itu saja, tidak seperti semester-semester sebelumnya yang bisa ngobrol kesana kemari dan akhirnya berakhir dengan obrolan yang tidak jelas.
Masa-masa itu kini hilang. Semuanya kini telah sibuk dengan urusannya masing-masing. Dan mungkin karena jadwal kita telah jauh berbeda. Ada yang masih mengulang beberapa kuliah, ada yang juga sedang mencari literatur di perpus sehingga jarang berkumpul lagi. Kadang saya sering merindukan mereka. saya membayangkan untuk kembali ke masa-masa dulu dimana ikatan kami masih kuat. Tapi saya tersadar, bahwa momen ini pasti akan selalu dilewati semua orang. Masa dimana semuanya kembali pada diri sendiri. Masa dimana ‘kamu tidak harus selalu bersama-sama teman’. Karena masing-masing kelak akan menggapai cita mereka sendiri, buka cita-cita ‘bersama’. Dan saya sedang melewati ‘jalan’ itu.



