1/15/2011

Yang teristimewa untuk wanita

ketika dua hati masih belum saatnya bersatu

Galau. Kata yang sering diucapkan oleh teman-teman ketika ada masalah dengan makhluk yang diciptakan dari tulang rusuk Adam. Entah apa maksudnya, tapi yang saya tangkap itu ada main-main dengan yang namanya hati.  Hati memang lemah kawan. Siang tadi, setelah membaca postingan teman membuat hati ini semakin kacau. Persis dengan yang saya alami. Walaupun sudah mengambil tekad untuk TIDAK mengulanginya lagi, ternyata masih saja ada gangguan. Maaf, karena saya masih belum bisa menjaga hati ini. Namun saya tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Karena hanya seekor keledai lah yang jatuh ke dalam lubang yang sama dua kali. Karena engkau istimewa, dan hanya perlakuan yang istimewa pula yang seharusnya engkau dapatkan. Bukan dengan status “berhubungan” seperti yang dilakukan oleh kebanyakan teman kita.

Duhai saudariku, kupersembahkan senandung gerakan ujung penaku ini untukmu yang ingin merasakan indah dan paripurnanya risalah langit dari Allah ‘azza wa jalla agar bertambah dan semakin kokoh hasratmu dalam menikmati posisimu sebagai kaum hawa..
  
Segala puji bagi Allah ‘azza wajalla yang telah menyempurnakan langit tanpa tiang dan menjadikan taburan bintang sebagai pelengkap indah dan pesonanya.
  
Semoga shalawat dan salam tetap tercurah teruntuk sosok yang begitu mulia dan dicinta penduduk bumi dan langit, dialah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam..


Hal pertama yang kukabarkan padamu bahwa engkau adalah sosok yang dimuliakan oleh Allah dan Rasul-Nya. Namun kukatakan pula bahwa engkau adalah makhluk nan penuh misteri. Lihatlah disana literatur-literatur bertumpuk membahas tentangmu sebagai makhluk yang berbeda dengan kaum kami. Engkaulah topik yang menjadi inspirasi sekaligus menjadi kuncup-kuncup nan mempesona dalam menggerakkan pena dan tinta para penulis. Sekiranya seluruh pendapat dan pandangan yang tertuju padamu dihimpun menjadi satu maka tidak akan pernah tertampung dalam buku tebal nan berjilid-jilid. Dan tentu saja wahai belahan jiwa kaum kami, pembicaraan tentangmu tidak akan pernah gersang atau pun usang seiring musim silih berganti..

1/14/2011

Javanese film titles

Iseng-iseng blogwalking, eh malah nemu ini. Kocak juga gan, orang Jawa itu memang kereaktif ya? Heuumm….
*untuk yang tidak mengerti bahasa Jawa, silakan gunakan mode bahasa Indonesia saja.

Enemy at the Gates — Musuhe Wis Tekan Gapuro
Die Hard — Matine Angel
Die Hard II — Matine Angel Tenan
Die Hard III With A Vengeance — Kowe Kok Ra Mati-Mati To?
Bad Boys — Bocah-Bocah Elek
Lost in Space — Ilang Neng Awang-Awang
X-Men — Wong Lanang Saru
X-Men 2 — Wong lanang Saru Banget
Cheaper by The Dozen — Tuku Selusin Luwih Murah
Paycheck — Kasbon
Independence Day — Pitulasan
The Day After Tomorrow — Sesuke

Aku harus bisa


Didalam ruang sempitku
ku terbaring
Tuk hilangkan penatku
semua kenangan
Pahit hidupku
Yang jadi bebanku

Kubertanya pada diriku
bisakah ku lupakan masa lalu?
cerita kelam duniaku
yang selalu mengganggu

1/10/2011

an Eternal Love from Mother


“Kalian terjemahkan sendiri artinya ya, karena kalau saya yang menjelaskan pasti saya akan menangis”, kata dosen kuliah Karakteristik Bahan Pangan di sela kuliah beliau.
Slide intermezzo tersebut bercerita tentang ibu, tentang bagaimana seorang anak yang malu memiliki seorang ibu dengan sebelah mata saja. Namun, seperti layaknya seorang ibu kebanyakan, ibu tersebut maklum jika anaknya malu mengakui dirinya sebagai seorang ibu. Karena ia sadar bahwa ia hanya memiliki sebelah mata dan ia hanya bekerja sebagai penjaja makanan di kantin sekolah.

Surga itu berada di bawah telapak kaki ibumu. Ia mengandungmu di dalam perutnya selama sembilan bulan yang terasa seperti sembilan tahun. Ia menderita saat melahirkanmu, suatu penderitaan yang memilukan hati dan menyusuimu.
Tahukah kalau air susu itu dihasilkan dari darah ibu kita? Dari 400-800 liter darah yang mengalir hanya dihasilkan 1 liter air susu yang kita minum ketika kita masih kecil selama 2 tahun hingga kita akhirnya disapih. Kalau rata-rata sehari kita menyusu sebanyak 1 liter selama 2 tahun, maka berapa liter darah yang sudah kita minum selama 2 tahun tersebut?
Demi kau kantuknya ditahan, dengan tangan kanannya ia membersihkanmu dari kotoran dan mara bahaya. Ia lebih mengutamakanmu dalam hal makanan. Ia menggunakan pangkuannya menjadi tempat landasanmu, memberikanmu kebaikan dan pertolongan. Jika sakit atau kepedihan menimpamu, ia menumpahkan rasa sayangnya secara habis-habisan. Kegelisahannya karenamu dan kegundahannya terus menemaninya, ia relakan harta miliknya untuk mengobatimu ke dokter kala dirimu sakit. Jika ia diberi pilihan antara hidupmu dan kematiannya, tentu ia akan memilih kehidupan bagimu dengan suaranya yang lantang. Inilah kasih sayang ibu.

1/07/2011

Menatapmu, aku menangis

menatapmu, aku menangis
darah kian bergolak memanaskan sel-sel otak
yang dipenuhi berjuta tanya tak terjawab
betapa, karena aku melihat
anak-anak kecil terkapar kekurangan gizi
sementara kita asyik dengan acara televisi
dan di jalanan sana
anak-anak muda merana mencari kerja
sementara kita sibuk dengan perebutan singgasana


menatapmu, aku menangis
marah kian memuncak menutupi kesadaran
yang dipenuhi karat akibat pengabaian
betapa, karena aku melihat
berjuta penganggur kaku terbujur
sementara kita nyenyak di atas kasur
dan di emperan sana
beratus pedagang kecil lari terusir
sementara kita shoping sambil plesir
 
"Jika salah seorang diantara kalian berkelahi maka hindarilah  memukul wajah" (Riwayat Muslim)

menatapmu, aku menangis
melihat ketimpangan yang kian semarak 

“Sesungguhnya tidaklah  kelemahlembutan ada pada sesuatu melainkan ia akan menghiasinya, dan tidaklah  kelemahlembutan tercabut dari sesuatu kecuali akan menodainya” 
(Riwayat Muslim)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...